Struktur komunitas bivalvia di pesisir pantai Penyak Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Muhammad Rahadian Dwantara, (NIM. 2072011015) (2025) Struktur komunitas bivalvia di pesisir pantai Penyak Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (975kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (441kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (633kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (632kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (948kB)

Abstract

Bivalvia atau yang biasa dikenal sebagai kerang-kerangan, merupakan biota yang biasa hidup menetap di permukaan dan didalam substrat perairan dan memiliki bentuk simetris bilateral. Pantai Penyak Kabupaten Bangka Tengah memiliki wilayah Bivalvia yang melimpah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis struktur komunitas, kepadatan bivalvia, parameter perairan serta hubungan antara bivalvia dengan parameter lingkungan yang berada di Pantai Penyak. Penelitian ini dilakukan dengan menggukanan transek garis yang terdiri dari 4 stasiun penelitian. Transek akan di tarik sepanjang 100 meter dari batas pasang tertinggi dan dilakukan pada saat surut. Dari analisis parameter lingkungan kondisinya stabil dan masih dalam standar baku mutu. Untuk jenis bivalvia terdapat 4 jenis dan yang paling banyak ditemukan yaitu Anadara Granosa dengan total 112 individu dan paling terendah yaitu Perna Viridis dengan total 1 individu. Kepadatan tertinggi di stasiun 2 yaitu 2,02 ind/m² dan terendah stasiun 1 yaitu
0.38 ind/m². Indeks keanekaragaman bivalvia pada stasiun 1 dikategorikan sedang sedangkan pada stasiun 2, 3 dan 4 dikategorikan rendah. Indeks keseragaman pada masing-masing stasiun masuk dalam kategori tinggi dan indeks dominansi hanya pada stasiun 1 yang masuk kategori tidak ada spesies yang mendominasi. Hasil analisis PCA menunjukkan suhu, salinitas dan pH merupakan parameter perairan yang memberikan pengaruh positif terhadap tingginya kepadatan bivalvia di wilayah Pantai Penyak sedangkan bahan organik total dan total suspended solid memberikan pengaruh negatif dengan nilai tertinggi salinitas r = (0,970) dan TSS r = (-0,802).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: bivalvia, kepadatan, parameter lingkungan, struktur komunitas
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > ILMU KELAUTAN > SKRIPSI
Depositing User: Supiyati Supiyati
Date Deposited: 18 Jun 2026 03:52
Last Modified: 18 Jun 2026 03:52
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14078

Actions (login required)

View Item View Item