Kemampuan antibakteri ekstrak cymodocea rotundata dari perairan tanjung kerasak terhadap bakteri patogen pangan escherichia coli, staphylococcus aureus dan salmonella typhi

Hafidz Ferrel Septiana Sudirja, (NIM. 2072211025) (2026) Kemampuan antibakteri ekstrak cymodocea rotundata dari perairan tanjung kerasak terhadap bakteri patogen pangan escherichia coli, staphylococcus aureus dan salmonella typhi. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (839kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (607kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (965kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tumbuhan lamun di Perairan Tanjung Kerasak, Kepulauan Bangka Belitung, memiliki peran ekologis penting dan potensi farmasi sebagai penangkal bakteri patogen pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan senyawa bioaktif serta mengevaluasi potensi antibakteri ekstrak Cymodocea rotundata terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella typhi. Sampel dari Kabupaten Bangka Selatan dipreparasi, diekstraksi, diuji fitokimia, dan dianalisis menggunakan LC-HRMS. Aktivitas antibakteri diuji melalui metode difusi sumuran dan Minimum Inhibitory Concentration (MIC). Hasil skrining menunjukkan ekstrak C. rotundata mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan steroid. Uji difusi menunjukkan kemampuan hambat tertinggi pada S. aureus dengan zona hambat daun 16±0 mm dan rhizoma 8,5±0,70 mm, diikuti E. coli sebesar 9,5±1,41 mm (daun) dan 8,5±0,70 mm (rhizoma), serta S. typhi sebesar 9±0 mm (daun) dan 8±0 mm (rhizoma). Analisis MIC menunjukkan efektivitas tertinggi terhadap S. aureus pada konsentrasi 6% (daun) dan 25% (rhizoma). Pada E. coli, konsentrasi optimum berada pada 12,5% (daun) dan 25% (rhizoma), sedangkan pada S. typhi kedua sampel optimum pada konsentrasi 50%. Simpulan penelitian menegaskan bahwa ekstrak C. rotundata berpotensi tinggi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami untuk mendukung bidang kesehatan dan pangan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: antibakteri, cymodocea rotundata, lc-hrms, tanjung kerasak
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > ILMU KELAUTAN > SKRIPSI
Depositing User: Supiyati Supiyati
Date Deposited: 18 Jun 2026 03:46
Last Modified: 18 Jun 2026 03:46
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14069

Actions (login required)

View Item View Item