Ihzam Hifshin, (NIM. 1092211010) (2026) Pengaruh urban sprawl terhadap daya dukung lahan permukiman di kawasan hinterland Kota Pangkal Pinang studi kasus: Kecamatan Pangkalan Baru. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (697kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (361kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan kawasan perkotaan yang terus meningkat mendorong terjadinya ekspansi kawasan terbangun ke wilayah pinggiran kota (hinterland). Fenomena tersebut sering kali ditandai oleh pertumbuhan lahan terbangun yang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan penduduk sehingga memunculkan pola perkembangan ruang yang menyebar atau dikenal sebagai urban sprawl. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kapasitas wilayah dalam menyediakan ruang permukiman yang layak dan berkelanjutan. Kecamatan Pangkalan Baru sebagai kawasan hinterland Kota Pangkal Pinang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan kawasan perkotaan serta diarahkan sebagai kawasan pengembangan permukiman dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bangka Tengah. Di sisi lain, keberadaan kawasan lindung yang relatif luas berpotensi membatasi ketersediaan lahan yang dapat dikembangkan untuk permukiman. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana tingkat urban sprawl yang terjadi, bagaimana kondisi daya dukung lahan permukiman, serta apakah urban sprawl berpengaruh terhadap daya dukung lahan permukiman di Kecamatan Pangkalan Baru.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh urban sprawl terhadap daya dukung lahan permukiman di Kecamatan Pangkalan Baru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial dan statistik. Identifikasi urban sprawl dilakukan melalui analisis tutupan lahan menggunakan metode supervised classification pada citra satelit Landsat 8 tahun 2014 dan 2024 yang dilanjutkan dengan perhitungan laju pertumbuhan lahan terbangun dan laju pertumbuhan penduduk menggunakan model eksponensial. Tingkat urban sprawl diukur menggunakan Indeks Urban Sprawl (IUS). Analisis daya dukung lahan permukiman dilakukan melalui pendekatan kebutuhan dan ketersediaan lahan permukiman. Kebutuhan lahan permukiman dihitung berdasarkan kebutuhan lahan hunian dan kebutuhan lahan sarana pendukung permukiman, sedangkan ketersediaan lahan permukiman dianalisis menggunakan pendekatan kemampuan lahan melalui overlay sembilan Satuan Kemampuan Lahan (SKL) berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20 Tahun 2007. Hubungan antara urban sprawl dan daya dukung lahan permukiman dianalisis menggunakan regresi linear sederhana.
vi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Pangkalan Baru mengalami urban sprawl dengan nilai Indeks Urban Sprawl lebih besar dari satu. Nilai Indeks Urban Sprawl tertinggi terdapat di Desa Mangkol sebesar 51,76, sedangkan nilai terendah terdapat di Desa Tanjung Gunung sebesar 3,05. Hasil analisis daya dukung lahan permukiman menunjukkan bahwa seluruh desa dan kelurahan berada pada kondisi surplus, yang mengindikasikan bahwa ketersediaan lahan permukiman masih mampu memenuhi kebutuhan lahan permukiman eksisting. Nilai daya dukung lahan permukiman tertinggi terdapat di Desa Tanjung Gunung sebesar 32,70, sedangkan nilai terendah terdapat di Kelurahan Dul sebesar 10,05. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,224 yang menunjukkan bahwa urban sprawl hanya mampu menjelaskan 22,4% variasi daya dukung lahan permukiman, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,120 atau lebih besar dari taraf signifikansi 0,05, sehingga pengaruh urban sprawl terhadap daya dukung lahan permukiman tidak dapat dibuktikan secara statistik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena urban sprawl telah terjadi secara menyeluruh di Kecamatan Pangkalan Baru, namun kondisi daya dukung lahan permukiman masih berada pada kategori surplus. Urban sprawl tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya dukung lahan permukiman karena wilayah penelitian masih memiliki ketersediaan lahan potensial yang relatif luas serta kebutuhan lahan permukiman yang belum memberikan tekanan yang signifikan terhadap kapasitas lahan yang tersedia. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan kawasan terbangun pada wilayah hinterland tidak selalu diikuti oleh penurunan daya dukung lahan permukiman, khususnya pada wilayah yang masih memiliki cadangan lahan yang memadai untuk pengembangan permukiman
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Urban sprawl, daya dukung lahan permukiman, hinterland, kemampuan lahan, regresi linear sederhana |
| Subjects: | G Geografi. Antropologi. Rekreasi > GB Physical geography G Geografi. Antropologi. Rekreasi > GE Environmental Sciences H Ilmu Sosial > HD Industri. Penggunaan Lahan. Tenaga Kerja |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA > SKRIPSI |
| Depositing User: | Merty Merty |
| Date Deposited: | 28 Jun 2026 12:23 |
| Last Modified: | 28 Jun 2026 12:23 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14041 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
