Analisis perubahan kerapatan mangrove menggunakan google earth engine di Taman Nasional Gunung Maras kabupaten Bangka

M. Rizki Pratama Putra, (NIM. 2022211031) (2026) Analisis perubahan kerapatan mangrove menggunakan google earth engine di Taman Nasional Gunung Maras kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis, namun keberadaannya terus mengalami tekanan akibat aktivitas manusia dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan luasan dan kerapatan mangrove di Taman Nasional Gunung Maras, Kabupaten Bangka, pada periode 2020–2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis penginderaan jauh dengan memanfaatkan citra Sentinel-2A yang diolah melalui Google Earth Engine (GEE). Analisis dilakukan menggunakan indeks NDVI untuk menentukan tingkat kerapatan vegetasi, serta klasifikasi Random Forest (RF) untuk memisahkan tutupan mangrove dan non-mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan mangrove mengalami perubahan yaitu sebesar 186,38 ha pada tahun 2020, menurun menjadi 166,29 ha pada tahun 2021, meningkat menjadi 198,18 ha pada tahun 2022, kemudian kembali menurun hingga mencapai 161,55 ha pada tahun 2026. Perubahan multitemporal menunjukkan terjadinya penurunan dan peningkatan luas mangrove pada setiap periode pengamatan, yang mengindikasikan adanya tekanan lingkungan dan aktivitas antropogenik, terutama pertambangan timah di kawasan pesisir. Kelas kerapatan rapat masih mendominasi setiap tahunnya, namun mengalami penurunan dari 176,83 ha pada tahun 2020 menjadi 141,90 ha pada tahun 2026, sedangkan kelas kerapatan jarang dan sedang mengalami peningkatan. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai Overall Accuracy sebesar 82,22%, yang mengindikasikan bahwa metode yang digunakan memiliki tingkat akurasi yang cukup baik. Perubahan ini mencerminkan adanya tekanan antropogenik seperti aktivitas pertambangan serta proses pemulihan alami pada ekosistem mangrove. Pemanfaatan GEE terbukti efektif dalam memantau dinamika perubahan mangrove secara spasial dan temporal, sehingga dapat mendukung pengelolaan dan konservasi ekosistem secara berkelanjutan

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ekosistem mangrove; NDVI; Google earth engine; Perubahan luas dan kerapatan; Taman Nasional Gunung Maras
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 26 Oct 2026 08:30
Last Modified: 26 Oct 2026 08:30
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13986

Actions (login required)

View Item View Item