Analisis kelimpahan sampah laut pada kawasan ekosistem mangrove Taman Nasional Gunung Maras Kabupaten Bangka

Ghina Nabilla Fitra, (NIM. 2022211012) (2026) Analisis kelimpahan sampah laut pada kawasan ekosistem mangrove Taman Nasional Gunung Maras Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki fungsi ekologis penting sebagai pelindung pantai serta perangkap alami sampah laut (marine debris). Namun, meningkatnya aktivitas antropogenik di kawasan pesisir menyebabkan akumulasi sampah laut semakin tinggi dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan sampah laut dan hubungannya dengan kerapatan mangrove di kawasan ekosistem mangrove Taman Nasional Gunung Maras, Kabupaten Bangka. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2026 menggunakan metode shoreline survey methodology pada tiga stasiun pengamatan dengan tiga plot pada setiap stasiun. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan software PAST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sampah laut yang paling dominan adalah plastik sebanyak 42 item dengan berat 6.071 gram, sedangkan kain serta kaca dan keramik tidak ditemukan. Berdasarkan ukuran, sampah makro mendominasi sebesar 55%, sedangkan sampah meso tidak ditemukan. Kelimpahan tertinggi terdapat pada Stasiun 1 sebesar 0,64 item/m² dan terendah pada Stasiun 3 sebesar 0,20 item/m². Kerapatan mangrove tertinggi terdapat pada Stasiun 3 sebesar 1.633 ind/ha dan terendah pada Stasiun 1 sebesar 733 ind/ha. Hasil korelasi menunjukkan bahwa kelimpahan dan jumlah sampah laut memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap kerapatan mangrove, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kerapatan mangrove maka kelimpahan dan jumlah sampah cenderung menurun.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kelimpahan sampah laut; Kerapatan mangrove; mangrove; Taman Nasional Gunung Maras
Subjects: G Geografi. Antropologi. Rekreasi > GC Oceanography
S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 26 Oct 2026 08:28
Last Modified: 26 Oct 2026 08:28
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13980

Actions (login required)

View Item View Item