Anisa Dwi Handayani, (NIM. 2022211039) (2026) Analisis potensi karbon pada sedimen mangrove di Taman Nasional Gunung Maras Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (876kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (702kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perubahan iklim global mendorong perhatian terhadap peran ekosistem mangrove sebagai penyimpan karbon biru (blue carbon), terutama pada sedimen. Aktivitas penambangan timah di kawasan Taman Nasional Gunung Maras diduga telah menurunkan kapasitas sedimen mangrove dalam menyimpan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi karbon sedimen mangrove, menganalisis hubungan kerapatan mangrove dengan karbon sedimen, serta membandingkan stok karbon antara kawasan bekas tambang dan bebas tambang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – April 2026 di ekosistem mangrove di Taman Nasional Gunung Maras, Kabupaten Bangka, dengan sampel diambil pada tiga stasiun menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengambilan sampel sedimen secara langsung di lapangan menggunakan core sampler pada kedalaman 0–30 cm. Analisis data meliputi pengukuran bulk density, pengabuan kering (Loss on Ignition/LOI), persentase karbon, densitas karbon, dan karbon total, serta analisis regresi linier sederhana untuk hubungan kerapatan mangrove dengan karbon sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon total sedimen di Stasiun 1 sebesar 215,93 ton/ha, Stasiun 2 sebesar 234,76 ton/ha, dan Stasiun 3 (bebas tambang) tertinggi sebesar 302,48 ton/ha. Terdapat hubungan positif yang kuat antara kerapatan mangrove dan karbon sedimen (r = 0,79178; R² = 0,6269). Kawasan bekas tambang memiliki stok karbon yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan kawasan bebas tambang.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karbon sedimen; Kerapatan mangrove; Penambangan timah; Taman Nasional Gunung Maras |
| Subjects: | S Pertanian > SB Plant culture S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:01 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:01 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13869 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
