Rehan Devara, (NIM. 1042111026) (2026) Perencanaan bundaran pada simpang lima Habang Toboali. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (491kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (566kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Simpang Lima Habang di Kabupaten Bangka Selatan merupakan persimpangan tidak bersinyal dengan kondisi geometrik yang tidak simetris serta pola pergerakan kendaraan yang tidak teratur. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya konflik lalu lintas, terutama konflik crossing yang berpotensi mengurangi kelancaran arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bundaran pada Simpang Lima Habang, menganalisis kinerja lalu lintas bundaran berdasarkan parameter kapasitas dan derajat kejenuhan (DS), serta membandingkan kinerja lalu lintas sebelum dan sesudah perencanaan bundaran guna menilai efektivitas penerapan bundaran sebagai solusi penanganan simpang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan perencanaan geometrik mengacu pada Pedoman Teknik Nomor 20-2004-B Depkimpraswil dan analisis kinerja mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data primer diperoleh melalui survei volume lalu lintas, survei kecepatan kendaraan, dan pengukuran geometrik simpang eksisting, sedangkan data sekunder berupa citra lokasi penelitian dari Google Earth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bundaran direncanakan sebagai bundaran dua lajur dengan diameter luar 45 m, lebar lajur lingkar 9,8 m, pulau pusat 25,4 m, apron truk 1,5 m, serta lebar masuk dan keluar 4,9 m. Berdasarkan hasil analisis kinerja simpang eksisting diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,34, sedangkan setelah penerapan bundaran nilai DS turun menjadi 0,12 dengan kapasitas bagian jalinan bundaran sebesar 7.406 smp/jam. Penerapan bundaran mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas melalui pola pergerakan melingkar yang lebih teratur sehingga dapat mengurangi konflik pada persimpangan tanpa memerlukan lampu lalu lintas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bundaran, derajat kejenuhan, konflik lalu lintas, simpang lima. |
| Subjects: | T Teknologi > TA Teknik (Umum). Teknik Sipil (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK SIPIL > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mr Arja Kusuma |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 07:38 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 07:38 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13824 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
