Juniarti, (NIM. 1042211047) (2026) Analisis perbandingan konfigurasi antara fondasi tiang bor dengan tiang pancang terhadap daya dukung dan penurunan (Studi Kasus: Proyek Perluasan Terminal Bandara Depati Amir Tahap I). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (647kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (471kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (131kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Proyek Perluasan Terminal Bandara Depati Amir Tahap 1 menggunakan fondasi tiang pancang dengan konfigurasi dominan 9 tiang berdiameter 50 cm. Keterbatasan ketersediaan tiang pancang berdiameter besar (>60 cm) mendorong penelitian ini untuk mengeksplorasi alternatif fondasi tiang bor sebagai solusi optimasi jumlah tiang dengan diameter yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa sembilan konfigurasi alternatif fondasi tiang bor terhadap daya dukung dan penurunan, kemudian memilih konfigurasi yang hasilnya paling mendekati kondisi eksisting sebagai acuan. Alternatif yang diteliti meliputi tiang bor diameter 60 cm sebanyak 6 tiang, diameter 70 cm sebanyak 5 tiang, dan diameter 80 cm sebanyak 4 tiang dengan masing-masing tiga variasi bentuk konfigurasi. Metode penelitian menggunakan data N-SPT dari lokasi proyek sebagai parameter perhitungan. Analisis daya dukung menggunakan metode Reese & Wright (1977) dan Skempton (1966) dengan mempertimbangkan kondisi tanah kohesif di lokasi studi. Perhitungan penurunan fondasi menggunakan metode Vesic (1970) untuk tiang tunggal dan Vesic (1977) untuk kelompok tiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi V3-3 dengan 4 tiang bor berdiameter 80 cm menjadi alternatif paling efektif. Konfigurasi ini memiliki daya dukung sebesar 796 ton berdasarkan metode Reese & Wright (1977) dan 686 ton berdasarkan metode Skempton (1966), sehingga mampu menahan beban rencana sebesar 643,27 ton. Selain itu, konfigurasi V3-3 memberikan penurunan kelompok terkecil sebesar 14 mm di antara seluruh alternatif tiang bor, sehingga dinilai sebagai alternatif konfigurasi yang paling efektif ditinjau dari aspek daya dukung dan penurunan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | daya dukung, fondasi tiang bor, fondasi tiang pancang, konfigurasi, penurunan |
| Subjects: | T Teknologi > TA Teknik (Umum). Teknik Sipil (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK SIPIL > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mr Arja Kusuma |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 04:48 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 04:48 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13737 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
