Mardyansa Junior, (NIM. 2012111016) (2026) Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di media tailing dengan pemberian pupuk kotoran burung puyuh dan pupuk NPK. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (343kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (348kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (446kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (517kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (328kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (536kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (898kB) |
Abstract
Penanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) pada tanah tailing pasca tambang timah umumnya memiliki kendala berupa rendahnya tingkat kesuburan yang dicirikan oleh tekstur berpasir, rendahnya kandungan unsur hara, pH masam dan kapasitas tukar kation yang rendah, sehingga memerlukan penambahan amelioran untuk mendukung pertumbuhan tanaman cabai rawit. Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit menjadi rendah apabila tidak dilakukan perbaikan media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian amelioran berupa pupuk kotoran burung puyuh dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang ditanam pada tanah tailing. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2025 di Kebun Percobaan dan Penelitian (KP2) Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama adalah dosis pupuk kotoran burung puyuh K1 = 15 ton/ha (750 g/tanaman), K2 = 20 ton/ha (1.000 g/tanaman) dan K3 = 25 ton/ha (1.250 g/tanaman). Faktor kedua dosis pupuk NPK N1 = 300 kg/ha (14,7 g/tanaman), N2 = 450 kg/ha (22 g/tanaman) dan N3 = 600 kg/ha (29 g/tanaman). Berdasarkan hasil analisis sidik ragam pemberian dosis pupuk kotoran burung puyuh berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar tanaman cabai rawit, sedangkan pemberian dosis pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah tanaman. Interaksi antara dosis pupuk kotoran burung puyuh dan dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar dan volume akar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | cabai rawit, tailing, amelioran, pupuk kotoran burung puyuh, pupuk NPK |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 05:02 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 05:02 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
