Identifikasi sebaran zona mineral sebagai indikasi keberadaan logam tanah jarang di Desa Terak Kabupaten Bangka Tengah menggunakan metode geolistrik self potential (SP)

Junaidi, (NIM. 1052111011) (2026) Identifikasi sebaran zona mineral sebagai indikasi keberadaan logam tanah jarang di Desa Terak Kabupaten Bangka Tengah menggunakan metode geolistrik self potential (SP). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (771kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (343kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (640kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (592kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (751kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (420kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran zona mineral sebagai indikasi keberadaan logam tanah jarang (LTJ) di Desa Terak, Kabupaten Bangka Tengah. Logam tanah jarang merupakan komoditas strategis yang berperan penting dalam pengembangan teknologi dan energi ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode geolistrik Self Potential (SP) untuk memetakan anomali potensial alami yang berasosiasi dengan mineralisasi bawah permukaan, serta pengujian X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengidentifikasi unsur LTJ pada sampel pasir. Akuisisi data SP dilakukan pada lima lintasan pengukuran dengan total 172 titik data, yang selanjutnya dikoreksi dan dipetakan dalam bentuk peta kontur isopotensial. Hasil interpretasi menunjukkan adanya zona anomali potensial negatif dengan rentang nilai −260 mV hingga −100 mV yang diinterpretasikan sebagai zona mineralisasi, terutama tersebar pada arah timur laut, barat daya dan tersebar luas pada arah barat daya daerah penelitian. Hasil pengujian XRF menunjukkan keterdapatan unsur logam tanah jarang berupa Yttrium (Y), Europium (Eu), dan Iterbium (Yb) Unsur yang terkandung yaitu Yttrium (0,199%), (0,23%), (0,05%), Europium (0,16%), (0,074%), (0,211%), Iterbium (0,013%), (0%), (0%). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi awal mengenai potensi dan sebaran logam tanah jarang di wilayah penelitian sebagai dasar pengembangan eksplorasi mineral berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: logam tanah jarang, self potential, X-ray fluorescence, mineralisasi, Desa Terak
Subjects: Q Sains > QC Physics
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > FISIKA > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Nia Erawati
Date Deposited: 29 Oct 2026 07:53
Last Modified: 29 Oct 2026 07:53
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13510

Actions (login required)

View Item View Item