Nur Faizza Tunnisa, (NIM. 5012211020) (2026) Tren #kaburajadulu: antara kritik masalah sosial dan lunturnya patriotisme di kalangan gen Z Indonesia. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (924kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (341kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (905kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis terkait sudut pandang generasi Z memaknai tren #KaburAjaDulu di media sosial hingga implikasinya terhadap pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui aktor kunci munculnya tren tagar #KaburAjaDulu, 2). Untuk menganalisis makna resistensi sosial yang muncul dari tren #KaburAjaDulu di kalangan generasi Z, 3). Untuk menganalisis penggunaan tren #KaburAjaDulu sebagai cerminan lunturnya patriotisme atau kritik sosial. Penelitian ini menggunakan teori Pascasubkultur dengan konsep lifestyle dan neo-tribes oleh Andy Bennett dan konsep Kliktivisme sebagai pisau analisis penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan netnografi. Sumber data yang digunakan yaitu data arsip, data kolaborasi, dan data diproduksi. Selanjutnya, teknik pengumpulan data dan analisis data yaitu investigasi, interaksi, dan imersi serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan 1). Terdapat 7 aktor kunci yang mendorong viralitas tren #KaburAjaDulu yaitu @bepituLaz, @Iwastuargo, @YoelSumitro, @hrdbacot, @primawansatrio, @BBCIndonesia, dan @berlianidris. Kemudian, proses viralitas tren #KaburAjaDulu terjadi melalui tiga tahap kliktivisme yaitu penyebaran kesadaran dan advokasi, organisasi dan mobiliassi, serta aksi dan reaksi. 2). Tren #KaburAjaDulu dimaknai generasi Z sebagai bentuk resistensi digital aktif yang bersifat sosial-ekonomi dan sosial-politik. Selain itu, tren #KaburAjaDulu merupakan ekspresi lifestyle rasional serta bentuk sensibilitas dan fleksibilitas dalam melawan budaya kaum dominan, 3). Tagar #KaburAjaDulu juga mencerminkan kritik sosial terhadap perilaku politik pemerintah yang dinilai tidak baik-baik saja. Generasi Z juga membentuk keyakinan baru untuk memperbaiki dan berkontribusi bagi Indonesia tidak harus dari dalam negeri. Selain itu, tagar ini efektif dalam menyita perhatian pemerintah dengan munculnya tagar tandingan #PergiMigranPulangJuragan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tren; #kaburajadulu; Generasi Z; Patritisme |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > HM Sosiologi |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:01 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:01 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
