Athallah Faiz Giofani, (NIM. 4011911093) (2026) Faktor penghambat efektivitas mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Pangkalpinang. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (529kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (641kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (503kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (361kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji efektivitas mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Pangkalpinang serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Meskipun mediasi diwajibkan dalam setiap perkara perdata, termasuk perceraian, berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, dalam praktik peradilan agama efektivitasnya dalam mencapai perdamaian masih perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Pangkalpinang telah berjalan efektif serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Data diperoleh melalui studi dokumen, khususnya data mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Pangkalpinang tahun 2023–2025, serta didukung dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori efektivitas hukum sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Pangkalpinang secara normatif telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun demikian, apabila ditinjau dari aspek hasil, proses, dan kontekstual, mediasi belum sepenuhnya efektif secara substantif. Tingkat keberhasilan mediasi masih lebih rendah dibandingkan perkara yang tidak berhasil dimediasi, sehingga mediasi cenderung berfungsi sebagai tahapan prosedural sebelum pemeriksaan pokok perkara. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas mediasi meliputi faktor hukum, kompetensi mediator, sarana dan prasarana, sikap dan itikad para pihak, serta faktor sosial dan budaya masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mediasi; Perceraian; Efektivitas hukum |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > HUKUM > KEPERDATAAN > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 01:58 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 01:58 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13490 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
