Noviandini, (NIM. 2012111059) (2026) Aplikasi dosis dan interval pupuk photosynthetic bacteria berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (807kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (333kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (447kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (435kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (470kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (239kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (375kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (864kB) |
Abstract
Pupuk Photosynthetic Bacteria merupakan pupuk hayati yang memanfaatkan aktivitas bakteri fotosintetik. Aktivitas bakteri fotosintetik dapat membantu proses fotosintesis tanaman cabai melalui aktivitas bakteri fotosintetik yang mendukung ketersediaan energi dan metabolit bagi tanaman. Peningkatan proses fotosintesis ini mendorong terbentuknya asimilat yang lebih optimal sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan organ tanaman cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis dan interval aplikasi PSB terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Penelitian ini dilakukan di Kebun Penelitian dan Percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan split plot. Plot utama adalah dosis PSB (D1 = 5 mL/L dan D2 = 10 mL/L) dan subplot adalah interval aplikasi (I1 = Setiap 3 Hari; I2 = Setiap 5 Hari; I3 = Setiap 7 Hari; I4 = Setiap 9 Hari; I5 = Setiap 11 Hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis dan interval aplikasi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap umur muncul bunga dan umur panen pertama. Dosis 10 mL/L memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik dibandingkan dosis 5 mL/L, dan interval aplikasi setiap 3 hari menunjukkan respons terbaik pada parameter generatif dan berat basah akar. Interaksi antara kombinasi dosis PSB 10 mL/L dan interval aplikasi setiap 3 hari sekali merupakan kombinasi terbaik yang memberikan pengaruh terbaik terhadap terhadap umur muncul bunga, umur muncul buah dan umur panen pertama.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | cabai, pemupukan mikroba berkelanjutan, PSB, pupuk hayati. |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 04:35 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 04:35 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
