Studi pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L) dengan rentang suhu simpan yang berbeda

Yulio Rizki Permana, (NIM. 2011911017) (2026) Studi pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L) dengan rentang suhu simpan yang berbeda. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (100kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (489kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang sudah dikembangkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu kabupaten yang mengembangkan komoditas bawang merah adalah Kabupaten Bangka Tengah yaitu di desa Air Mesu Timur Kecamatan Pangkalan Baru.Produksi bawang merah di Kabupaten Bangka Tengah terus meningkat, namun ketersediaan benih bermutu masih menjadi kendala karena petani umumnya menggunakan benih hasil panen sebelumnya yang melewati proses penyimpanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh beberapa rentang suhu simpan terhadap mutu benih serta pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah varietas Bima Brebes. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan tiga rentang suhu simpan: suhu rumah pengeringan (30–34 °C), suhu ruang (24–27 °C), dan ruang ber-AC (20–22 °C), selama 12 minggu dengan pengelompokan menurut ukuran umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu simpan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan dan produksi bawang merah, namun berpengaruh nyata terhadap persentase umbi busuk dan umbi bertunas. Penyimpanan pada suhu ruang menghasilkan persentase umbi busuk tertinggi (6,67%), sedangkan penyimpanan pada ruangan ber-AC menghasilkan persentase umbi bertunas tertinggi (13,33%). Perlakuan rumah pengeringan memberikan hasil terbaik dalam menekan pertunasan (0%) dan susut bobot umbi selama penyimpanan (19,49%). Dengan demikian, penyimpanan umbi bawang merah di rumah pengeringan direkomendasikan sebagai metode penyimpanan yang lebih efektif untuk mempertahankan mutu benih bawang merah.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: bawang merah, penyimpanan umbi, pertumbuhan tanaman, produksi
Subjects: S Pertanian > S Pertanian (Umum)
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Nia Erawati
Date Deposited: 29 Oct 2026 02:05
Last Modified: 29 Oct 2026 02:05
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13464

Actions (login required)

View Item View Item