Refi Wahyuni Aprilia, (NIM. 5022111032) (2026) Perempuan dan tambang timah: peran ganda keluarga di Desa Belo Laut. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (526kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (489kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas dinamika keterlibatan perempuan dalam aktivitas pertambangan timah di Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, serta peran ganda yang mereka jalankan dalam keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keterlibatan perempuan penambang timah yang menjalankan peran dosmetik dan publik sekaligus serta ketimpangan perlakuan yang mereka alami. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi terhadap perempuan pendulang, nelayan, forum pemuda belo laut, dan pemerintah desa. Penelitian dianalisis menggunakan teori pascakolonial (hibriditas dan ruang ketiga) serta teori patriarki Judith Butler tentang performativitas gender. Kedua teori digunakan untuk melihat bahwa keterlibatan perempuan di tambang bukan sekedar aktivitas ekonomi, melainkan proses negosiasi identitas dalam struktur kekuasaan yang tetap dipengaruhi norma patriarkal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan terlibat dalam berbagai aktivitas tambang sebagai strategi ekonomi akibat keterbatasan lapangan kerja. Mereka menjalankan peran ganda sebagai pengurus rumah tangga sekaligus pencari nafkah, namun tetap berada pada posisi subordinat, tidak memiliki kontrol terhadap sistem kerja, upah, dan pengambilan keputusan. Aktivitas tambang timah menjadi arena relasi kekuasaan antara negara, pemilik izin, elit lokal, dan masyarakat yang menempatkan perempuan pada posisi paling rentan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Patriarki; Peran ganda; Perempuan; Relasi kekuasaan; Tambang timah |
| Subjects: | J Ilmu Politik > J General legislative and executive papers J Ilmu Politik > JA Political science (General) J Ilmu Politik > JC Political theory J Ilmu Politik > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > ILMU POLITIK > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 01:39 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 01:39 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
