Identifikasi aliran air tanah di daerah panas bumi non-vulkanik di desa terak kabupaten bangka tengah menggunakan metode geolistrik self potensial (sp)

Muhamad Prayuda, (NIM. 1052111020) (2026) Identifikasi aliran air tanah di daerah panas bumi non-vulkanik di desa terak kabupaten bangka tengah menggunakan metode geolistrik self potensial (sp). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (808kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (604kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (717kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (802kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (861kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran aliran air tanah pada daerah panas bumi non-vulkanik di Desa Terak, Kabupaten Bangka Tengah menggunakan metode geolistrik Self-Potential (SP). Akuisisi data dilakukan pada tiga lintasan dengan panjang masing-masing 500 m, 500 m, dan 300 m serta spasi pengukuran 10 m menggunakan teknik fixed-base. Data yang diperoleh berupa nilai beda potensial alami yang kemudian direduksi melalui koreksi harian dan koreksi penutupan sebelum dipetakan dalam bentuk grafik isopotensial dan peta kontur anomali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai anomali self-potential berkisar antara -368,76 mV hingga 276,93 mV. Zona anomali rendah (-280 mV hingga -120 mV) diinterpretasikan sebagai zona imbuhan (recharge area), sedangkan zona anomali tinggi (-80 mV hingga 240 mV) diinterpretasikan sebagai zona lepasan (discharge area). Pola distribusi anomali dan topografi menunjukkan bahwa aliran air tanah bergerak dari daerah berelevasi tinggi menuju daerah berelevasi rendah, yaitu dari arah barat laut ke timur laut. Interpretasi ini didukung oleh kondisi geologi daerah penelitian yang tersusun atas batuan pasir sebagai reservoir, lempung sebagai lapisan penudung, serta granit dan diorit sebagai batuan dasar panas. Penelitian ini memberikan informasi awal mengenai sebaran aliran air tanah pada sistem panas bumi non-vulkanik yang dapat mendukung pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: panas bumi non-vulkanik, Self-Potential (SP), air tanah, aliran fluida, Desa Terak
Subjects: Q Sains > QC Physics
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > FISIKA > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Nia Erawati
Date Deposited: 28 Oct 2026 05:01
Last Modified: 28 Oct 2026 05:01
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13415

Actions (login required)

View Item View Item