Revalina Gilang Permani, (NIM. 1052211019) (2026) Pengembangan indikator label berbasis ekstrak bunga telang (clitoria ternatea l.) untuk mendeteksi kesegaran udang. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (299kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (491kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (335kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (888kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (299kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (386kB) |
Abstract
Udang merupakan komoditas produk perikanan yang bernilai tinggi namun udang memiliki daya simpan yang cukup rendah dikarenakan mudah mengalami pembusukan. Penurunan kualitas pada udang ditandai dengan adanya perubahan warna, tekstur, dan aroma akibat peningkatan pH yang disebabkan oleh pembentukan senyawa volatil seperti amonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan indikator label berbasis ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai indikator alami dalam mendeteksi kesegaran udang secara objektif dengan dianalisis citra digital. Ekstrak bunga telang dimaserasi menggunakan pelarut aquadest, kemudian ekstrak di pH 3 disintesiskan ke kertas saring Whatman No. 41 yang sudah dipotong dengan ukuran 0,5 x 5,5 cm. Pengujian dilakukan melalui uji stabilitas pada variasi suhu, uji sensitivitas terhadap gas amonia, serta uji efektivitas pada udang jerbung (Fenneropenaeus merguiensis de Man). Perubahan warna indikator diamati menggunakan kamera smartphone lalu dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak ImageJ berdasarkan nilai RGB yang dikonversi ke model warna HSV (Hue, Saturation, Value). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator label berbasis ekstrak bunga telang dengan rasio pelarut 30 g/ml menjadi variasi paling sensitif terhadap gas amonia dan perubahan pH lingkungan. Indikator label menunjukkan kestabilan warna selama penyimpanan suhu ruang dan suhu chiller. Pada uji kesegaran udang menunjukkan perubahan warna indikator sehingga diklasifikasikan menjadi tiga tingkat kesegaran yaitu segar (0-36 jam), layak (36-48 jam), dan kritis (>48 jam). Analisis citra digital menunjukkan bahwa parameter Hue mengalami pergeseran signifikan seiring penurunan kesegaran udang, dan didukung oleh nilai saturation dan value. Dengan demikian, indikator label berbasis ekstrak bunga telang mampu merepresentasikan tingkat kesegaran udang secara visual dan kuantitatif, serta berpotensi diaplikasikan sebagai sistem pemantauan kesegaran udang secara real- time dan sederhana.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bunga telang, indikator label, kesegaran udang, analisis citra digital |
| Subjects: | Q Sains > QC Physics |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > FISIKA > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 04:08 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
