Desy Natalia, (NIM. 2011911006) (2026) Respon pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merrill) terhadap berbagai dosis pupuk kotoran sapi dan aplikasi rhizobium di media tailing. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (206kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (693kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (194kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (693kB) |
Abstract
Kedelai merupakan komoditas pangan utama ketiga dan termasuk tanaman multiguna.Tanaman kedelai dapat dibudidayakan di lahan pasca tambang timah. Lahan pasca tambang timah memiiki kandungan hara yang rendah dan memiliki kandungan fraksi pasir yang tinggi. Kandungan hara yang rendah dapat dioptimalkan dengan pemberian pupuk kotoran sapi dan aplikasi Rhizobium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rhizobium dan dosis pupuk kotoran sapi, dosis pupuk kotoran sapi yang tepat, kombinasi antara pupuk kotoran sapi dan aplikasi rhiziobium yang menunjukkan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai di media tailing. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Desember 2023. Tempat penelitian di Kebun Penelitian dan Percobaan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor yaitu dosis pupuk kotoran sapi dan aplikasi Rhizobium. Faktor dosis pupuk kotoran sapi terdiri dari 4 perlakuan yaitu PO = Tanpa pupuk kotoran, P1 = 10 ton ha-1 setara dengan 96 g/polibag, P2 = 20 ton ha-1 setara dengan 192 g/polibag, P3 = 30 ton ha-1 setara dengan 288 g/polibag. dan faktor aplikasi Rhizobium terdiri dari 2 perlakuan yaitu R0 = Tanpa Rhizobium, R1 = Aplikasi Rhizobium. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kotoran sapi memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, volume akar, jumlah bintil akar, umur berbunga, jumlah polong pertanaman dan hasil polibag. Dosis pupuk kotoran sapi terbaik terdapat pada dosis 20 ton/ha. Aplikasi Rhizobium memberikan pengaruh sangat nyata pada umur berbunga dan berpengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar dan persentase bintil akar efektif. Kombinasi antara dosis pupuk kotoran sapi dan aplikasi Rhizobium berpengaruh nyata terhadap parameter persentase bintil akar efektif. Kombinasi perlakuan dosis pupuk kotoran sapi dengan dosis 20 ton/ha dan Rhizobium menunjukkan pertumbuhan dan hasil terbaik tanaman kedelai di media tailing.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kedelai, kotoran sapi, rhizobium, media tailing |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 04:05 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 04:05 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13407 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
