Istamar Satrio Wibowo Roni, (NIM. 4012211092) (2026) Pertanggungjawaban pidana pelaku penerbitan faktur pajak fiktif dengan barang Bukti NPWP Studi Putusan nomor 2503/Pid.Sus/2022/PN.MDN. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (605kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (869kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (586kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (888kB) |
Abstract
Putusan No. 2503/Pid.Sus/2022/PN.MDN adalah putusan Pengadilan Negeri Medan yang memutus perkara tindak pidana perpajakan. Dalam putusan tersebut Terdakwa didakwa dengan Pasal 39A Huruf a Jo Pasal 43 Ayat 1 UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Fakta hukum menyatakan terpidana dengan sengaja dan melawan hukum menerbitkan dan/atau menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya dengan perbarengan beberapa perbuatan secara berlanjut (voortgezette handeling) untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana menerbitkan faktur pajak fiktif dengan barang bukti NPWP sebagai dokumen dan bagaimana pertimbangan hakim dalam penjatuhan sanksi tindak pidana perpajakan berdasarkan asas keseimbangan pemidanaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Yuridis Normatif. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Putusan No. 2503/Pid.Sus/2022/PN.MDN masih memerlukan pertimbangan hakim yang lebih baik karena putusan tersebut tidak mempertimbangkan unsur kesalahan terpidana, barang bukti, dan kerugian pendapatan negara yang ditimbulkan. Kedua, terdakwa yang dipidana dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan denda sebanyak 2 (dua) x Rp. 2.660.400.000 (dua miliar enam ratus enam puluh juta empat ratus ribu rupiah) dianggap terlalu ringan jika dibandingkan dengan Putusan lainnya sebagai pembanding, kerugian negara yang ditimbulkan lebih besar dari putusan utama, hal ini belum mencerminkan bahwa putusan tersebut tidak sesuai dengan fungsi preventif dari pidana.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban pidana; Faktur pajak fiktif; Tindak pidana perpajakan; Asas keseimbangan pemidanaan; Pertimbangan Hakim |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 01:56 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 01:56 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13369 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
