Analisis putusan nomor 129/Pid.Sus/2025/Pn Pgp dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku ujaran kebencian di media sosial

Kevia Dela Agustin, (NIM. 4012111015) (2026) Analisis putusan nomor 129/Pid.Sus/2025/Pn Pgp dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku ujaran kebencian di media sosial. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (978kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (668kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (432kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (491kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (778kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis Putusan Nomor 129/Pid.Sus/2025/PN.Pgp mengenai tindak pidana ujaran kebencian di media sosial. Objek penelitian adalah kasus dr. Surya Hafidiansyah Putra yang menginisiasi dan menyetujui pembuatan konten fitnah terhadap dr. Della Rianadita, Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Terdakwa memberikan narasi dan persetujuan kepada saksi Trie untuk mengunggah konten di TikTok yang menuduh korban melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme, termasuk menggunakan teknologi AI untuk memanipulasi gambar korban. Penelitian ini membahas dasar pertimbangan hakim dan interpretasi hukum dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku ujaran kebencian di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku ujaran kebencian di media sosial serta interpretasi hukum yang digunakan dalam Putusan Nomor 129/Pid.Sus/2025/Pn.Pgp. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam menjatuhkan pidana mempertimbangkan aspek yuridis, sosiologis, dan filosofis, termasuk fakta-fakta persidangan, keterangan saksi, alat bukti, serta hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Interpretasi hukum yang digunakan hakim meliputi interpretasi gramatikal, sistematis, dan teleologis dalam menerapkan ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terkait ujaran kebencian di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai penegakan hukum pidana dalam kasus ujaran kebencian di ruang digital

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Putusan; Tindak pidana; Ujaran kebencian
Subjects: K Hukum > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 10 Apr 2026 01:48
Last Modified: 10 Apr 2026 01:48
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13358

Actions (login required)

View Item View Item