Resolusi konflik tata kelola tambang pasir PT. Pulomas Sentosa di Kelurahan Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka

Affis Sahri Rhomadon, (NIM. 5022111028) (2026) Resolusi konflik tata kelola tambang pasir PT. Pulomas Sentosa di Kelurahan Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (679kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (550kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (863kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Resolusi Konflik Tata Kelola Tambang Pasir PT. Pulomas Sentosa di Kelurahan Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tata kelola dan upaya resolusi konflik tambang pasir PT. Pulomas Sentosa di Kelurahan Jelitik. Penelitian ini di latar belakangi dari ketidakpatuhan PT. Pulomas Sentosa dalam tidak memindahkan material pasir yang menggunung dan dianggap menjadi penyebab pedangkalan kembali yang berdampak negatif pada nelayan, diikuti pencabutan izin oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Hal ini menimbulkan upaya hukum yang ditempuh oleh PT. Pulomas Sentosa dalam menyelesaikan konflik. Penelitian ini di analisis dengan menggunakan teori resolusi konflik oleh Margono, yang menekankan lima cara dalam menyelesaikan konflik yakni, negosiasi, mediasi, arbitrase, konsiliasi, ajudikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menemukan tata kelola tambang pasir PT. Pulomas Sentosa diberikan izin pada tahun 2011 oleh Bupati Kabupaten Bangka, terjadi peralihan kewenangan dari kabupaten ke provinsi. Melalui Undang-undang nomor 23 tahun 2014 yang mengatur daerah pesisir dimana 1-12 mil dari bibir pantai kewenangan Provinsi. Pencabutan izin berusaha dan izin lingkungan PT. Pulomas Sentosa oleh Pemerintahan Provinsi Bangka Belitung yang menjadi awal konflik. Upaya resolusi mencakup negosiasi via surat peringatan, mediasi di pengadilan, arbitrase dan konsiliasi tidak digunakan; akhirnya diselesaikan melalui ajudikasi di PTUN Pangkalpinang, PT TUN Medan, Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) di MA, dengan gugatan PT. Pulomas ditolak. Kesimpulan secara formal konflik telah selesai melalui pengadilan namun secara emperis konflik belum selesai karena masih terjadi pedangkalan dan polemik

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tata kelola; Resolusi konflik; PT. Pulomas Sentosa
Subjects: J Ilmu Politik > J General legislative and executive papers
J Ilmu Politik > JA Political science (General)
J Ilmu Politik > JS Local government Municipal government
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > ILMU POLITIK > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 10 Apr 2026 01:32
Last Modified: 10 Apr 2026 01:32
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13334

Actions (login required)

View Item View Item