Optimalisasi pertumbuhan bibit kakao lokal bangka dengan pemberian konsentrasi naphthalene acetic acid dan benzyl adenine

Elfriyani, (NIM. 2012111039) (2026) Optimalisasi pertumbuhan bibit kakao lokal bangka dengan pemberian konsentrasi naphthalene acetic acid dan benzyl adenine. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (637kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (366kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebagai daerah penyumbang produksi kakao Indonesia, dengan hasil produksi yang berfluktuatif. Pupuk, pestisida, bahan tanam, dan sistem pemasaran merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat produksi. Optimalisasi pembibitan menjadi penting mengingat rendahnya produktivitas kakao dan penggunaan bibit yang belum memenuhi standar mutu oleh sebagian besar petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai konsentrasi Naphthalene Acetic Acid (NAA) dan Benzyl adenine (BA) terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) aksesi lokal Bangka. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung menggunakan Rancangan Acak Terbagi (split plot) dengan dua faktor, yaitu konsentrasi NAA (0, 10, 20, 30 ppm) sebagai petak utama dan konsentrasi BA (0, 10, 20, 30 ppm) sebagai anak petak. Parameter yang diamati meliputi persentase bibit hidup, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, panjang akar, volume akar, berat basah akar, dan berat basah tajuk. Hasil penelitian menunjukkan pemberian NAA berngaruh nyata hingga sangat nyata terhadap sebagian besar peubah yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, volume akar, berat basah akar, dan berat basah tajuk. Konsentrasi NAA 10 ppm menjadi konsentrasi optimum yang menghasilkan pertumbuhan terbaik. Perlakuan BA berpengaruh nyata hanya pada diameter batang dengan hasil terbaik pada konsentrasi 10 ppm. Kombinasi NAA dan BA tidak menunjukkan interaksi nyata pada seluruh parameter yang diamati. Secara umum, kombinasi N1B0 (10 ppm NAA + 0 ppm BA) memberikan hasil pertumbuhan perakaran terbaik pada pertumbuhan bibit kakao aksesi lokal bangka.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: aksesi lokal Bangka, BA, bibit kakao, NAA, pertumbuhan vegetative, zat pengatur tumbuh.
Subjects: S Pertanian > S Pertanian (Umum)
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Nia Erawati
Date Deposited: 27 Oct 2026 03:54
Last Modified: 27 Oct 2026 03:54
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13254

Actions (login required)

View Item View Item