Uji Fitokimia Ekstrak Etil Asetat Daun Pucuk Idat (Cratoxylum glaucum) dan Potensinya sebagai Antioksidan dan Antibakteri Penyebab Jerawat

Salsa Nabira, (NIM. 1062211018) (2026) Uji Fitokimia Ekstrak Etil Asetat Daun Pucuk Idat (Cratoxylum glaucum) dan Potensinya sebagai Antioksidan dan Antibakteri Penyebab Jerawat. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (907kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (406kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (412kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pucuk idat (Cratoxylum glaucum Korth), tumbuhan lokal dari famili Hypericaceae, secara tradisional telah dimanfaatkan dan diketahui memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan dan antibakteri alami, didukung oleh kandungan senyawa bioaktifnya. Pemanfaatan ini menjadi krusial mengingat tingginya prevalensi kasus jerawat (acne vulgaris) yang dipicu oleh bakteri Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis, serta meningkatnya isu resistensi terhadap antibiotik sintetis, sehingga diperlukan inovasi pengobatan alami yang efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas fitokimia, antioksidan, dan antibakteri dari ekstrak etil asetat daun pucuk idat sebagai solusi alami. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi menghasilkan ekstrak kental. Hasil skrining fitokimia kualitatif menunjukkan ekstrak etil asetat positif mengandung golongan senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan aktivitas sangat kuat dengan perolehan nilai IC₅₀ rata-rata sebesar 33,10 μg/mL. Selanjutnya, uji antibakteri dengan metode difusi cakram menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas penghambatan yang sangat kuat terhadap bakteri C. acnes pada semua konsentrasi (20%–80%) dengan rata-rata zona hambat 27,59 mm hingga 29,40 mm, dan aktivitas kuat terhadap bakteri S. epidermidis dengan rata-rata zona hambat berkisar antara 10,30 mm hingga 13,01 mm. Keseluruhan hasil membuktikan potensi ekstrak etil asetat daun pucuk idat untuk dikembangkan sebagai agen alami antioksidan dan antibakteri yang efektif melawan bakteri penyebab jerawat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Antibakteri, Antioksidan, Bakteri Jerawat, Cratoxylum glaucum Korth
Subjects: Q Sains > Q Science (General)
Q Sains > QD Chemistry
Q Sains > QR Microbiology
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > KIMIA > SKRIPSI
Depositing User: Mr Arja Kusuma
Date Deposited: 01 Sep 2026 04:55
Last Modified: 01 Sep 2026 04:55
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13042

Actions (login required)

View Item View Item