Studi Etnoekologi Suku Jerieng Dalam Upaya Pelestarian Tumbuhan Di Geosite Pelangas Hill, Kabupaten Bangka Barat

Hikmah Rosa, (NIM.2032111038) (2025) Studi Etnoekologi Suku Jerieng Dalam Upaya Pelestarian Tumbuhan Di Geosite Pelangas Hill, Kabupaten Bangka Barat. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (536kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (576kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (769kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[thumbnail of LAMPIRAN]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Pelestarian lingkungan dengan kearifan lokal dapat dipelajari melaui studi etnoekologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kearifan lokal Suku Jerieng dalam pengelolaan dan pelestarian tumbuhan di Geosite Pelangas Hill, serta menganalisis pemanfaatan jenis tumbuhan berdasarkan nilai kebudayaan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan emik dan etik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis vegetasi menggunakan metode transect line pada 20 plot (20×20 m). Nilai kepentingan budaya tumbuhan dihitung menggunakan Index of Cultural Significance (ICS), sedangkan data ekologi dianalisis dengan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Jerieng memiliki berbagai bentuk kearifan lokal seperti tradisi Besaoh, Sedekah Kampung, dan Taber Gunong yang berfungsi menjaga kelestarian hutan. Teridentifikasi sebanyak 35 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan untuk bahan bangunan (27%), obat tradisional (18%), teknologi tradisional (15%), kerajinan (15%), kayu bakar (11%), pangan (10%), mitologi (4%), dan ritual (1%). Jenis pelangas (Aporosa octandra) dan jambu hutan (Syzygium sp.) memiliki nilai ICS tertinggi, mencerminkan pentingnya secara budaya dan ekologis. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal Suku Jerieng berperan penting dalam mendukung pengelolaan hutan secara berkelanjutan dan pelestarian tumbuhan di Geosite Pelangas Hill.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Etnoekologi, Kearifan Lokal, Suku Jerieng, Pelestarian Tumbuhan, Geosite Pelangas Hill
Subjects: Q Sains > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > BIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Mr Arja Kusuma
Date Deposited: 08 Apr 2026 01:09
Last Modified: 08 Apr 2026 01:09
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13017

Actions (login required)

View Item View Item