Analisis fungsionalisme gender Miriam Jhonson terhadap pekerja perempuan pada keluarga petani karet di Desa Payabenua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka

Soroya, (NIM. 5011211059) (2016) Analisis fungsionalisme gender Miriam Jhonson terhadap pekerja perempuan pada keluarga petani karet di Desa Payabenua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (822kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (505kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (484kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (462kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (452kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (745kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang peran perempuan yang umumnya hanya di alokasikan pada peran domestik, akan tetapi kaum perempuan di Desa Payabenua juga berperan dalam ekonomi produktif keluarga yaitu, bekerja sebagai petani karet. Perempuan yang bekerja juga harus mengalami pembagian peran yang tidak seimbang di dalam keluarga sehingga peran-peran di dalam keluarga mengalami ketimpangan. Tujuan penelitian ini adalah melihat peran perempuan pada keluarga petani karet Desa Payabenua serta untuk mengetahui bentuk-bentuk ketimpangan peran yang harus dialami oleh perempuan pada keluarga petani karet Desa Payabenua. Jenis pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dengan cara purposive sampling dengan informan sebanyak sepuluh orang serta, dokumentasi. Teori yang digunakan dalam mengkaji permasalahan ini adalah teori Miriam Jhonson tentang pembagian peran suami dan istri di dalam keluarga, yang menjelaskan tentang adanya pemisahan peran ekspresif dan instrumental antara suami dan istri di dalam keluarga dan perempuan selalu dituntut untuk bersikap dalam kerangka keluarga. Teori ini juga menjelaskan tentang faktor penyebab ketidakberuntungan kaum perempuan di dalam masyarakat maupun di dalam keluarga. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan, peran utama seorang istri di dalam keluarga petani karet adalah berperan di dalam ranah domestik. Perempuan juga selalu dituntut untuk bersikap ekspresif atau lemah lembut dan penuh kasih sayang. Terdapat ketimpangan peran antara suami dan istri di dalam keluarga petani karet yang harus di tanggung oleh perempuan seperti, beban ganda, pembagian jam kerja yang setara, peran publik perempuan yang terbatasi serta, perempuan juga menerima kekerasan verbal.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perempuan, peran, dan ketimpangan peran
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Sosiologi
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 18 Jul 2018 07:44
Last Modified: 18 Jul 2018 07:44
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/778

Actions (login required)

View Item View Item