Penggunaan ekstrak daun alpukat (persea americana) dalam campuran pakan ikan lele dumbo (clarias sp.) Terhadap pencegahan infeksi aeromonas hydrophila pada kondisi organ dalam dan respon nafsu makan

Tri Oktadianti, (NIM. 2061311038) (2017) Penggunaan ekstrak daun alpukat (persea americana) dalam campuran pakan ikan lele dumbo (clarias sp.) Terhadap pencegahan infeksi aeromonas hydrophila pada kondisi organ dalam dan respon nafsu makan. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (188kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (826kB) | Preview

Abstract

Penyakit yang biasa menyerang ikan lele adalah penyakit MAS (Motile Aeromonad Septicemia) yang disebabkan oleh bakteri A.hydrophila. Tanaman yang berpotensi untuk mengobati dan mencegah bakteri adalah tanaman Alpukat (Persea Americana). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efikasi penggunaan ekstrak daun Alpukat yang dicampurkan pada pakan dalam pencegahan A. hydrophila yang mempengaruhi kondisi organ dalam, respon nafsu makan dan kelangsungan hidup ikan Lele Dumbo. Penelitian ini terdiri dari 3 perlakuan diantaranya perlakuan dengan pemberian dosis ekstrak daun Alpukat 10g/100ml, 20g/100ml, 30g/100ml dan 2 perlakuan tanpa penambahan ekstrak daun Alpukat yaitu kontrol negatif dan kontrol positif. Perlakuan pencegahan pakan dengan ekstrak daun Alpukat diberikan pada 14 hari sebelum dilakukan penyuntikan bakteri A. hydrophila (102 cfu/ml) sebanyak 0,1 ml, pengamatan dilakukan selama 14 hari setelah penyuntikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan dosis yang baik dan efektif dalam mencegah infeksi A.hydrophila pada pemberian pakan ekstrak daun Alpukat dengan tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan dan dengan rerata respon nafsu makan yang tinggi yaitu dosis 10g/100ml dan kondisi organ dalam yang baik adalah pada dosis 300 ppt. Kondisi organ dalam ikan perlakuan pencegahan dengan pemberian ektrak daun Alpukat dengan dosis 10g/100ml, 20g/100ml dan 30g/100ml lebih bagus dibandingkan kontrol positif tanpa penambahan ekstrak daun Alpukat, dilihat dari perubahan warna yang terjadi kemudian dibandingkan dengan kontrol negatif yang tidak terinfeksi bakteri A.hydrophila.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Daun Alpukat, Lele, MAS (Motile Aeromonad Septicemia), Aeromonas hydrophila.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Akuakultur
Depositing User: Mrs Neli Maryati
Date Deposited: 26 Jun 2018 06:51
Last Modified: 26 Jun 2018 06:51
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/668

Actions (login required)

View Item View Item