Inventarisasi ektoparasit pada ikan lele dumbo (clarias gariepinus) yang dibudidayakan di keramba jaring apung kolong boma desa Terak Kabupaten Bangka Tengah

Rizki Eka Arifianto, (NIM. 2061311033) (2017) Inventarisasi ektoparasit pada ikan lele dumbo (clarias gariepinus) yang dibudidayakan di keramba jaring apung kolong boma desa Terak Kabupaten Bangka Tengah. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (859kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (356kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (474kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Parasit yang menginfeksi ikan budidaya dapat mengakibatkan menurunnya produksi bahkan kematian masal. Dalam jumlah sedikit, parasit yang menginfeksi masih dapat ditolerir oleh inang, tetapi dapat menyebabkan gangguan metabolisme bahkan kerusakan organ jika terjadi dalam intensitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi keberadaan jenis parasit (endoparasit dan ektoparasit) pada ikan Lele (Clarias gariepinus) dan Mengetahui hubungan antara keberadaan parasit dengan kualitas air yang dibudidayakan dikeramba jaring apung (KJA) Kolong boma. Data meliputi prevalensi dan intensitas parasit yang diperoleh dianalisa secara deskriptif. Sebanyak 3 jenis parasit yang menginfeksi ikan Lele di lokasi budidaya Kolong Boma, yaitu Dactylogyrus sp, Gyrodactylus sp dan Arthropoda . Monogenea merupakan parasit yang mendominasi lele dari daerah ini, yaitu Dactylogyrus sp sebesar 98 % dengan prevalensi sebesar 89%, intensitas 8,77 ekor. Selanjutnya dominasi Gyrodactylus sp sebesar 2% dengan prevalensi sebesar 11%, intensitas 1,54 ekor dan dominansi Arthropoda sebesar 0 % dengan prevalensi 2%, intensitas 1 ekor. Hubungan pH dengan prevalensi parasit keseluruhan menunjukan peningkatan prevalensi ketika terjadi peningkatan pH. Hubungan suhu dengan prevalensi parasit keseluruhan menunjukan peningkatan prevalensi ketika terjadi peningkatan suhu. Hubungan DO dengan prevalensi parasit keseluruhan menunjukan penurunan prevalensi ketika terjadi peningkatan DO dan Hubungan Amoniak dengan prevalensi parasit keseluruhan menunjukan peningkatan prevalensi ketika terjadi peningkatan amoniak.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penyakit, Lele Dumbo, Keberadaan jenis parasit, Hubungan kualitas air dengan prevalensi parasit
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Akuakultur
Depositing User: Mrs Neli Maryati
Date Deposited: 26 Jun 2018 06:47
Last Modified: 26 Jun 2018 06:47
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/663

Actions (login required)

View Item View Item