Laju pertumbuhan dan kecepatan molting kepiting bakau (scylla serrata) dengan pemberian ekstrak daun pakis hutan (diplazium caudatum)

Achmad Romadhon, (NIM. 2061511001) (2019) Laju pertumbuhan dan kecepatan molting kepiting bakau (scylla serrata) dengan pemberian ekstrak daun pakis hutan (diplazium caudatum). skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (735kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (706kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (964kB) | Preview

Abstract

Budidaya kepiting bakau semakin berkembang untuk mendapatkan kepiting dalam kondisi cangkang lunak. Akan tetapi sebagian besar budidaya kepiting lunak tidak mengalami usaha yang berkelanjutan. Kendala utamanya adalah lamanya periode pemeliharaan dan waktu molting yang tidak seragam sehingga menyebabkan biaya pakan dan operasional menjadi tinggi. Penelitian bertujuan Menguji pengaruh penginjeksian ekstrak Daun Pakis hutan terhadap laju pertumbuhan dan kecepatan Molting Kepiting bakau (Scylla serrata) dan menentukan dosis terbaik dalam proses penginjeksian ekstrak Daun Pakis hutan untuk Kepiting bakau (Scylla serrata). Perlakuan penginjeksian kepiting bakau (Scylla serrata) bobot ±100 g dengan dosis: P1 (NaCL 0,9%) P2 (50 mg.L-1) P3 (75 mg.L-1) P4 (100 mg.L-1) P5 (125 mg.L-1) masing-masing 5 ekor kepiting dipelihara selama 30 hari, penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal, hasil analisis ragam menunjukan ekstrak daun pakis berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan pertumbuhan relatif, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kecepatan molting dan pertumbuhan panjang mutlak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dosis 125 mg.L-1 menghasilkan nilai tertinggi dengan hasil pada kecepatan molting sebesar 0,50±0,57, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 0,37±0,1 pertumbuhan bobot mutlak sebesar 20±5,47, laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,54±0,13, dan pertumbuhan relatif sebesar 0,64±0,18.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kepiting bakau, Penginjeksian, ekstrak, daun pakis hutan, molting, pertumbuhan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Akuakultur
Depositing User: Merty -
Date Deposited: 15 Apr 2020 02:57
Last Modified: 15 Apr 2020 02:57
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/3287

Actions (login required)

View Item View Item