Analisis kinerja keuangan Kabupaten Bangka Selatan berdasarkan derajat desentralisasi fiskal, kapasitas fiskal, kebutuhan fiskal, dan posisi fiskal

Ade Kurniawan, (NIM. 3021511001) (2020) Analisis kinerja keuangan Kabupaten Bangka Selatan berdasarkan derajat desentralisasi fiskal, kapasitas fiskal, kebutuhan fiskal, dan posisi fiskal. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (424kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (439kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (423kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (549kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (313kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)

Abstract

Salah satu tolok ukur keberhasilan otonomi suatu daerah adalah dengan melihat kemampuan atau kinerja keuangannya. Sehingga berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Adapun alat analisis yang digunakan adalah rasio keuangan daerah, yaitu Derajat Desentralisasi Fiskal, Kapasitas Fiskal, Kebutuhan Fiskal, dan Posisi Fiskal. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari instansi pemerintah terkait, yakni mengenai Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Laporan Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dalam kurun waktu 2014-2018. Berdasarkan hasil dari analisis Derajat Desentralisasi Fiskal yang diukur dari Pendapatan Asli Daerah terhadap Total Penerimaan Daerah dari tahun 2014-2018 memiliki rata-rata 6,48% yang masih tergolong dalam kategori sangat rendah, sedangkan bila dilihat dari perhitungan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak terhadap Total Penerimaan Daerah dari tahun 2014-2018 memiliki rata-rata 12,74% yang berarti masih sangat bergantung pada pemerintah pusat karena angka rata-rata tidak mencapai 50%, dan dilihat dari Sumbangan Daerah terhadap Total Penerimaan Daerah dari tahun 2014-2018 memiliki rata-rata 80,80% yang berarti sumbangan dari pemerintah pusat masih sangat tinggi karena melebihi angka 50%. Berdasarkan kebutuhan fiskal dan kapasitas fiskal pun Kabupaten Bangka Selatan masih bergantung kepada pemerintah pusat dalam mendanai daerahnya, dikarenakan angka kebutuhan fiskal lebih besar dari kapasitas fiskal (17,90 : 5,72). Berdasarkan Posisi Fiskal menunjukkan PAD cukup peka terhadap perubahan PDRB, setiap kenaikan PDRB 1% maka PAD akan meningkat sebesar 5,92% dan 3,30%.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: derajat desentralisasi fiskal, kapasitas fiskal, kebutuhan fiskal, posisi fiskal, kinerja keuangan
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Mrs Septi Eskawati
Date Deposited: 14 Apr 2020 07:03
Last Modified: 14 Apr 2020 07:03
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/3275

Actions (login required)

View Item View Item