Pengaruh variasi panjang lengan apung terahadap putaran dan torsi pada pembangkit listrik tenaga gelombang skala laboratorium

Fadhil Solipin, (NIM. 1011511020) (2020) Pengaruh variasi panjang lengan apung terahadap putaran dan torsi pada pembangkit listrik tenaga gelombang skala laboratorium. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (488kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (839kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (479kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (582kB)

Abstract

Pembangkit listrik tenaga gelombang adalah satu alat atau media yang digunakan untuk memanfaatkan energi terbarukan yaitu gelombang menjadi energi listrik. Terdapat bebagai macam PLTG salah-satunya pembangkit listrik tenaga gelombang tipe pelampung dimana pada Pembangkit tipe pelampung terdapat batang pemberat dan pelampung yang mempengaruhi putaran PLTG tipe pelampung. Penelitian ini dititik beratkan pada pengaruh variasi panjang lengan apung terhadap putaran dan torsi yang dihasilkan PLTG dengan skala laboratorium. Penelitian ini menggunakan lengan apung sebanyak 3 buah, mengunakan one way bearing yang berfungsi sebagai penerus gerakan naik turun yang disebabkan oleh gelombang yang mengenai pelampung. Variasi panjang lengan apung yang digunakan yaitu 0,5 m, 1 m dan 1,5 m dan tinggi gelombang yang digunakan 0,08 m, 0,11 m dan 0,14 m. Hasil penelitian ini menunjukkan putaran poros terbesar dihasilkan pada variasi panjang lengan 0,5 m dengan putaran sebesar 10,3 rpm, 11,93 rpm dan 18,93 rpm untuk tinggi gelombang 0,08 m, 0,11 m, dan 0,14 m sedangkan untuk variasi panjang lengan 1 m dan 1,5 m tidak menghasilkan putaran. Untuk nilai torsi yang dihasilkan, torsi terbesar terdapat pada panjang lengan apung 1,5 m sebesar 4,6798 Nm pada tinggi gelombang 0,14 m saat berada di puncak gelombang, sedangkan untuk torsi terkecil terdapat pada variasi panjang lengan apung 0,5 m sebesar 0 Nm pada tinggi gelombang 0,08 m saat berada di lembah gelombang.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: PLTG, one way bearing, lengan apung, gelombang laut
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Mrs Suci Rhomana Sari
Date Deposited: 13 Apr 2020 05:26
Last Modified: 13 Apr 2020 05:26
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/3174

Actions (login required)

View Item View Item