Pengaruh pemberian pupuk kotoran sapi dan volume air sistem irigasi tetes Terhadap pertumbuhan tanaman melon (cucumis melo l.) di lahan tailing

Ratmo Miwandes Sinaga, (NIM. 2011411048) (2020) Pengaruh pemberian pupuk kotoran sapi dan volume air sistem irigasi tetes Terhadap pertumbuhan tanaman melon (cucumis melo l.) di lahan tailing. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tailing merupakan lahan bekas penambangan timah yang belum termanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pupuk kandang sapi dan volume irigasi tetes untuk pertumbuhan tanaman melon di tanah tailing. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2018 di Desa Dewi Makmur Kecamatan Merawang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan lingkungan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF). Perlakuan faktor pertama yaitu K1= pupuk kotoran sapi 2.5 kg/ lubang tanam, K2= pupuk kotoran sapi 5 kg/lubang tanam, K3= pupuk kotoran sapi 7.5 kg/ lubang tanam, dan faktor kedua yaitu A1= volume air 800 ml, A2= volume air 1500 ml. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi yang berbeda dan volume air yang berbedatidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, pengaruh pertumbuhan tanaman melon cenderung lebih baik terdapat pada dosis pupuk kandang sapi 7,5 kg/lubang tanam dibandingkan dengan dosis pupuk kandang sapi 5 kg/lubang tanam dan 2,5 kg/lubang tanam. Pengaruh pemberian volume air dengan dosis 1500 ml/tanaman memberikan pertumbuhan tanaman melon cenderung lebih baik dibandingkan dengan pemberian air dengan dosis 800 ml/tanaman. Pertumbuhan tanaman melon membuktikan tidak terdapat interaksi antara semua perlakuan.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: irigasi tetes, melon, pupuk kandang sapi, tailing.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Agroteknologi
Depositing User: Mrs Septi Eskawati
Date Deposited: 13 Apr 2020 02:47
Last Modified: 13 Apr 2020 02:47
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2964

Actions (login required)

View Item View Item