Perancangan sistem pemantauan dan pengontrolan suhu otomatis pada alat penetas telur

Agung Purnama, (NIM. 1021411004) (2019) Perancangan sistem pemantauan dan pengontrolan suhu otomatis pada alat penetas telur. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (856kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (989kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (330kB) | Preview

Abstract

Alat penetas telur merupakan peralatan yang digunakan pada peternakan atau perusahaan untuk menetaskan telur dalam jumlah yang besar di waktu yang bersamaan, Pada alat penetas telur terdapat dua hal yang selalu dijaga yaitu suhu dan kelembaban udara. Alat penetas telur berperan sangat penting pada industri pertenakan, perusahaan terus mencari inovasi yang dapat meningkatkan produksi ayam pedaging, data dari pusat badan statistik (BPS) konsumsi daging ayam ras per kapita/tahun masyarakat Indonesia pada 2017 sebesar 5,68 kg per kapita/tahun meningkat 573 gram (11,2%) dibanding konsumsi tahun sebelumnya. Sementara untuk konsumsi daging ayam kampung 782 gram per kapita/tahun naik 156 gram (24,9%) dari tahun sebelumnya, ini menunjukan perlu adanya peningkatan produksi dari telur ayam menjadi ayam dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itu dibuatlah suatu alat yang dapat mengontrol suhu, kelembaban serta memutar telur secara otomatis yang dapat di pantau dari kejauhan menggunakan aplikasi blynk, alat ini dapat memberikan informasi berupa suhu, kelembaban, waktu serta peringatan apabila terjadi kegagalan pada sistem penetasan telur. Sistem pemanasan pada alat penetas telur otomatis ini menggunakan 2 buah lampu pijar berdaya 25 watt yang bekerja secara otomatis, apabila suhu kurang dari 36°C maka lampu akan memanaskan ruang penyimpanan telur, dan apabila suhu telah mencapai atau lebih dari 38°C maka lampu akan berhenti memanaskan sehingga ayam dapat menetas sesuai harapan. Hasil dari pembuatan alat ini adalah alat dapat memberikan informasi alat penetas telur otomatis kepada pengguna, dari hasil perbandingan selama 22 hari antara pembacaan suhu dan kelembaban alat penetas telur otomatis dengan alat ukur konvensional memiliki rata2 pembacaan yang tidak terlalu jauh yaitu untuk suhu terdapat perbedaan sebesar 0.37°C dan kelembaban sebesar 3.61°C. alat penetas telur juga dapat menjaga suhu selama penetasan telur, suhu yang di dapat selama pengeraman adalah 37.18°C dengan kelembaban rata-rata 59.77%.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: arduino mega, penetas telur, sensor dht 22
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Mrs Neli Maryati
Date Deposited: 13 Apr 2020 02:43
Last Modified: 13 Apr 2020 02:43
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2941

Actions (login required)

View Item View Item