Evaluasi keserasian kerja alat gali muat dan alat angkut guna pencapaian target produksi batugamping 350.000 ton/bulan pada pit 242 bukit karang putih PT Semen Padang (persero) di Kecamatan Lubuk Kilangan Sumatera Barat

M. Arief Adilah, (NIM. 1031311032) (2019) Evaluasi keserasian kerja alat gali muat dan alat angkut guna pencapaian target produksi batugamping 350.000 ton/bulan pada pit 242 bukit karang putih PT Semen Padang (persero) di Kecamatan Lubuk Kilangan Sumatera Barat. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (109kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (116kB) | Preview

Abstract

kecendrungan semakin meningkatnya permintaan batugamping sebagai salah satu bahan baku pembuatan semen, maka dibutuhkan penambangan yang sesuai dan tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pentingnya sinkronisasi alat gali muat dan alat angkut dalam bekerja secara optimal dan efisien sangat berpengaruh terhadap kemampuan alat mekanis dalam berproduktivitas. Match factor dapat mengetahui perbandingan jumlah alat gali muat dan alat angkut yang bekerja pada operasi penambangan. Analisis perhitungan match factor berdasarkan waktu edar alat mekanis dan jumlah alat yang beroperasi, data diambil sebanyak 30 kali selama sebulan pada Bulan Juli 2018. Adapun data primer seperti; waktu edar alat mekanis, faktor hambatan, kapasitas nyata bucket dan vessel, waktu kerja efektif alat dan jumlah alat, sedangkan data sekunder seperti; spesifikasi alat, waktu kerja alat dan operator, peta layout, curah hujan dan target produksi perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah perhitungan dan analisis data kuantitatif terhadap faktor yang mempengaruhi kemampuan alat mekanis dalam berproduksi. Target produksi untuk penambangan batugamping pada pit 242 sebesar 350.000 ton/bulan dengan menggunakan satu unit Excavator Hitachi ex 2500-6 yang disinkronisasikan dengan lima unit Dumptruck Komatsu HD 785-7. Kemampuan produksi alat saat ini sebesar 262.198,66 ton/bulan dengan nilai match factor 0,80. Permasalahan yang terjadi adalah belum tercapainya target produksi yang telah direncanakan, hal ini disebabkan karena masih rendahnya waktu kerja efektif dan efisiensi kerja sebagai akibat dari hambatan-hambatan yang ada. Usaha peningkatan produksi dapat dilakukan dengan cara perbaikan terhadap waktu kerja efektif yang awalnya 637,99 menit per hari menjadi 707,30 menit per hari atau 81,29% dari total waktu kerja yang tersedia, penambahan jumlah curah pengisian menjadi 6 kali dan penambahan alat angkut sebanyak dua unit, sehingga produksi meningkat menjadi 361.415,82 ton per bulan dan nilai match factor alat mekanis meningkat menjadi 0,96.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: waktu kerja efektif, efisiensi kerja, match factor, produksi
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan
Depositing User: Mrs Septi Eskawati
Date Deposited: 24 Jun 2019 01:05
Last Modified: 24 Jun 2019 01:05
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2642

Actions (login required)

View Item View Item