Analisis Risiko Produksi pada Usahatani Jeruk di Desa Terentang III Kecamatan Koba Kabupaten Bangka tengah

Siska Mustika, (NIM. 2051411037) (2018) Analisis Risiko Produksi pada Usahatani Jeruk di Desa Terentang III Kecamatan Koba Kabupaten Bangka tengah. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (88MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (597kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (386kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi yang dihadapi petani pada pada usahatani Jeruk Keprok di Desa Terentang III, menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap risiko produksi pada usahatani Jeruk Keprok di Desa Terentang III dan mendeskripsikan strategi manajemen risiko yang dilakukan petani pada usahatani Jeruk Keprok di Desa terentang III.Waktu dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2018 hingga Juli 2018 di Desa Terentang III Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sedangkan metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian adalah secara sengaja (purposive) dengan jumlah sampel sebanyak 37 responden. Metode analisis menggunakan analisis tingkat risiko dengan perhitungan variance, standard deviation, dan coeffecient variation untuk tujuan pertama, analisis GARCH (1,1) untuk tujuan kedua, analisis deskripstif untuk tujuan ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko produksi yang dihadapi petani Jeruk Keprok sebesar 0,79 atau 79 persen. Dapat dikatakan risiko produksi yang dihadapi tergolong besar. Penggunaan pupuk organik, pupuk TSP dan pestisida merupakan faktor yang menimbulkan risiko produksi. Sementara itu penggunaan kapur, pupuk urea, KCL dan tenaga kerja merupakan faktor yang dapat mengurangi risiko produksi. Strategi manajemen risiko ex-ante meliputi cara pembukaan lahan, asal bibit yang digunakan sampai dengan pembuatan pengairan. Strategi interactive yang dilakukan petani meliputi tindakan penyulaman bibit, tindakan pengendalian gulma, serta tindakan pengendalian hama dan penyakit. Strategi manajemen risiko ex-post meliputi responden tidak bergantung pada usahatani Jeruk Keprok dalam menghidupi keluarga, serta terdapat usahatani lainnya seperti lada, karet, dan kelapa sawit

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Analisis risiko produksi, GARCH (1,1), strategi manajemen risiko, Jeruk Keprok
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Agribisnis
Depositing User: Merty -
Date Deposited: 13 Jun 2019 03:02
Last Modified: 13 Jun 2019 03:02
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2419

Actions (login required)

View Item View Item