Eksplorasi dan karakterisasi plasma nutfah kacang tanah lokal Asal Bangka

Riwan Kusmiadi, S.TP., M.Si., - and Gigih Ibnu Prayoga, S.P., M.P., - (2017) Eksplorasi dan karakterisasi plasma nutfah kacang tanah lokal Asal Bangka. Project Report. Universitas Bangka Belitung, Bangka Belitung.

[img] Text
laporan_akhir_RIWAN_KUSMIADI_S_TP___M_Si.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu tanaman kacang- kacangan terpenting di Indonesia untuk dikembangkan. Saat ini produksi kacang tanah di Indonesia belum mampu mengimbangi kebutuhan dan permintaan kacang tanah nasional sehingga harus dilakukan impor. Peningkatan produktivitas kacang tanah dapat dilakukan melalui program pemuliaan tanaman. Sebagai langkah awal program pemuliaan tanaman, dibutuhkan sumber-sumber genetik yang terdapat di dalam plasma nutfah tanaman. Kondisi lingkungan Bangka Belitung yang khas memungkinkan ditemukannya plasma nutfah kacang tanah lokal yang memiliki karakteristik spesifik, seperti toleran lahan kering masam. Karakteristik spesifik ini nantinya dapat digunakan untuk peningkatan produksi dengan memanfaatkan lahan kritis dan marjinal yang belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengumpulkan berbagai plasma nutfah kacang tanah lokal asal Bangka beserta informasi karakter dari masing- masing plasma nutfah tersebut. Metode pengumpulan plasma nutfah kacang tanah akan dilakukan melalui kegiatan eksplorasi ke berbagai wilayah penanaman kacang tanah dan pasar tradisonal di Bangka. Langkah selanjutnya yaitu melakukan karakterisasi untuk memperoleh karakteristik plasma nutfah kacang tanah hasil eksplorasi. Karakterisasi akan dilaksanakan di Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi, Universitas Bangka Belitung dengan menggunakan rancangan acak kelompok. Karakter yang akan diamati yaitu bentuk tanaman, tinggi tanaman, jumlah cabang, warna batang, warna daun, bentuk daun, warna bunga, umur berbunga, umur panen, jumlah polong tua, bobot polong per tanaman, warna kulit biji, bobot 100 biji, bentuk paruh, bentuk pinggang, jaringan kulit, keberadaan Rhizobium, dan bobot biji per polong. Data kualitatif akan dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif akan dianalisis sidik ragam serta diuji lanjut dengan menggunakan uji Duncan Multiple Range Test. Analisis hubungan kekerabatan antar plasma nutfah kacang tanah lokal asal Bangka dengan menggunakan menggunakan Numerical Taxonomy and Multivariate Analysis System (NTSYS). Hasil eksplorasi diperoleh sebanyak 9 aksesi lokal dari 3 kabupaten di Pulau Bangka. Aksesi yang diperoleh di Kabupaten Bangka Induk yaitu aksesi Sungailiat, Matras, Bedeng Akeh dan Lubuk Kelik. Aksesi di Kabupaten Bangka Tengah yaitu Arung Dalam, Belimbing, dan Jongkong. Sedangkan dua aksesi yaitu Air Ketimbai 1 dan Air Ketimbai 2 diperoleh di Bangka Selatan.Terdapat perbedaan karakter morfologi antara aksesi lokal dan varietas nasional yaitu perbedaan bentuk daun pada aksesi Matras, Bedeng Akeh, dan Lubuk kelik (Lanceolate) dengan varietas Kancil (Narrow-elliptic). Perbedaan bentuk pinggang pada aksesi Arung Dalam (tidak berpinggang) dengan varietas kancil (agak berpinggang). Perbedaan Jaringan kulit pada aksesi Sungailiat, Matras, Lubuk Kelik, Arung Dalam, Air Ketimbai 1, dan Air Ketimbai 2 (kasar) dengan varietas Kancil (sedang). Perbedaan dari warna biji pada aksesi Air Ketimbai 1 (merah) dengan varietas Kancil (coklat terang). Aksesi Jongkong memiliki jumlah polong terbanyak dan aksesi Belimbing memiliki bobot 100 biji lebih berat dibanding aksesi lainnya. Analisis hubungan kekerabatan menunjukkan bahwa 9 aksesi kacang tanah lokal Bangka terbagi dalam 3 kelompok dengan tingkat kekerabatan 89%.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: LAPORAN PENELITIAN DOSEN
Depositing User: Mr Arja Kusuma
Date Deposited: 29 Nov 2018 03:33
Last Modified: 26 Dec 2018 01:33
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/1767

Actions (login required)

View Item View Item