Pengaruh penambahan NaOH dan Ca (OH)2 terhadap penurunan kadar logam berat (Fe) di kolong tambang 23 desa Kimhin Kecamatan Sungailiat

Elgatania Dwi Apriastuti, (NIM.1031111041) (2017) Pengaruh penambahan NaOH dan Ca (OH)2 terhadap penurunan kadar logam berat (Fe) di kolong tambang 23 desa Kimhin Kecamatan Sungailiat. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HAL DEPAN.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (256kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (929kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (160kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)

Abstract

Aktivitas penambangan timah berada di Pulau Bangka mengakibatkan terbentuknya kolong bekas penambangan timah. Secara ekologis kolong di Pulau Bangka berfungsi sebagai kolam retensi berisi air bersifat asam yang sangat berbahaya. Lubang bekas penambangan timah berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, terutama berkaitan dengan kualitas dan kuantitas air dan mengandung logam berat. Salah satunya di Kecamatan Sungailiat Kolong Tambang 23 Desa Kimhin yang mengandung logam berat Fe yang cukup tinggi yaitu sebesar 2,18 mg/L yang diketahui dari hasil pemeriksaan di Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Oleh karena itu dilakukan penelitian menurunkan kadar logam pada air kolong bekas penambangan timah. Penelitian difokuskan berdasarkan nilai kadar logam Fe. Analisa dilakukan dengan menghitung persen penurunan kadar logam Fe. Metode yang digunakan dalam penurunan kadar logam adalah metode presipitasi (pengendapan) dengan larutan NaOH dan Ca(OH)2. Analisa kadar logam menggunakan alat spectrophotometer. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan, waktu pengendapan dan pengaruh larutan NaOH dan Ca(OH)2 terhadap penurunan kadar Fe. Hasil penelitian diketahui bahwa dengan penambahan presipitan NaOH maupun Ca(OH)2 dengan variabel waktu pengendapan. Semakin lama waktu pengendapan maka semakin besar persen penurunan logam Fe. Persen penurunan kadar logam Fe terbesar pada konsentrasi NaOH 6% dan Ca(OH)2 3% dengan persen penurunan sebesar 88,990% dan 96,330%. Waktu optimum untuk mengendapkan logam Fe adalah pada waktu 60 menit. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa presipitan NaOH lebih baik dibandingkan Ca(OH)2.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Logam berat, natrium hidroksida, kalsium hidroksida
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan
Depositing User: Mr Janfrist Pagendo Purba
Date Deposited: 15 Nov 2018 06:54
Last Modified: 15 Nov 2018 06:54
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/1605

Actions (login required)

View Item View Item