Pemanfaatan tanah puru bangka dan tanah luko belitung sebagai lapis pondasi bawah untuk Perkerasan jalan raya

Rizki Apriza, (NIM. 1041311054) (2018) Pemanfaatan tanah puru bangka dan tanah luko belitung sebagai lapis pondasi bawah untuk Perkerasan jalan raya. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (106kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (851kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB)
[img]
Preview
Text
PENUTUP.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (97kB) | Preview

Abstract

Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki banyak material lokal yang bisa digunakan untuk perkerasan jalan maupun dalam pembangunan kontruksi lainnya. Pemilihan tanah Puru Bangka dan tanah Luko Belitung selama ini banyak dimanfaatkan sebagai lapis pondasi bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah material tanah puru dan tanah luko memenuhi persyaratan untuk dipergunakan sebagai bahan lapis pondasi bawah untuk perkerasan jalan dan mengetahui perbedaan material tanah Puru dan Luko sebagai bahan lapis pondasi bawah. Hasil penelitian menunjukkan tanah Luko belum memenuhi persyaratan untuk bahan lapis pondasi agregat, baik agregat kelas A, kelas B maupun kelas C tetapi tanah Puru dan campuran tanah Puru dan Luko dapat digunakan sebagai lapis pondasi bawah untuk agregat kelas C. Perbedaan karakteristik material Tanah Puru dan Tanah Luko sebagai bahan lapis pondasi bawah, bahwa pada tanah Puru Bangka, indeks propertis tanah seperti Berat Jenis, Kadar Air dan nilai Atterberg berturut-turut dapatkan 2,4 untuk berat jenis, 14,21% untuk kadar air, 37,5% nilai batas cair dan 4,37% untuk nilai indeks plastisitas sedangkan pada Tanah Luko Belitung didapat nilai untuk berat jenis sebesar 2,1 kadar air sebesar 11,65% kemudian 34,01% untuk nilai batas cair dan 1,07 % untuk indeks plastisitas. Pada pengujian CBR tanpa rendaman untuk Tanah Puru dengan 10 pukulan didapat nilai CBR 9,48% 35 pukulan nilai CBR 30,81% dan 65 pukulan nilai CBR 39,5% sedangkan untuk Tanah Luko dengan 10 pukulan didapat nilai CBR 8,69% 35 pukulan nilai CBR 29,23% dan 65 pukulan nilai CBR 33,18%.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: pondasi bawah, tanah luko, tanah puru
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Mrs Septi Eskawati
Date Deposited: 31 Oct 2018 03:56
Last Modified: 31 Oct 2018 03:56
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/1499

Actions (login required)

View Item View Item