Analisis selisih dan keakurasian pembacaan KWH meter analog dan KWH meter digital pada rumah tangga (studi kasus pada Wilayah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Barat)

Amsyar, (NIM. 1021211004) (2018) Analisis selisih dan keakurasian pembacaan KWH meter analog dan KWH meter digital pada rumah tangga (studi kasus pada Wilayah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Barat). skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (720kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (984kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (191kB) | Preview

Abstract

KWh meter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur penggunaan daya listrik pada konsumen. Ada dua jenis kWh meter, yaitu kWh meter analog dan digital. Cara pembacaan kWh meter analog dengan menggunakan sistem medan magnet untuk menggerakkan pringan alumunium sebagai penghitung pemakaian kWh. Permasalahan dalam cara pembacaan kWh meter analog terdapat pada cara menentukan nilai arus dan tegangan yang dihubungkan ke beban dengan daya yang bervariasi sehingga sulit dibaca dengan baik. KWh meter digital dirancang sebagai multi fungsi yang mampu mengukur energi aktif (kWh), energi reaktif (kVARh) baik total maupun masing-masing fasa dan parameter sesaat, seperti tegangan, arus faktor daya, daya aktif, daya reaktif, dan daya untuk masing-masing fasa. Namun, ketidakseimbangan beban yang digunakan dapat mengacaukan cara pembacaan kWh meter digital. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur nilai pemakaian kWh meter analog dan digital di Wilayah Kota Pangkal Pinang dan Wilayah Bangka Barat. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan, dokumentasi dan pengukuran. Sampel data yang digunakan yaitu kWh meter pada perumahan penduduk di Kecamatan Pangkalbalam 20 rumah dan di Kecamatan Parittiga sebanyak 20 rumah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pada kWh mater analog nilai t hitung < t tabel yaitu (-15.41892 <2,024) sehingga berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Pada pengukuran kWh meter digital nilai t hitung < t tabel, yaitu (-0.50873 ≤ 2,024) sehingga berarti H0 ditolak dan Ha diterima.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: kWh meter analog, kWh meter digital, t hitung, t tabe
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 15 Oct 2018 06:03
Last Modified: 15 Oct 2018 06:03
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/1236

Actions (login required)

View Item View Item