Sistem pembuktian tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (studi kasus Perkara Pidana No.Reg : 244/Pid.B/2009/PN.PKP)

Darlian Tulup Putra, (NIM. 4010611006) (2010) Sistem pembuktian tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (studi kasus Perkara Pidana No.Reg : 244/Pid.B/2009/PN.PKP). skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan menjawab permasalahan sistem pembuktian yang diterapkan oleh hakim dalam menyelesaikan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perkara pidana dan hambatan-hambatan dalam proses pembuktian di sidang pengadilan terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perkara pidana No. Reg : 244/Pid.B/2009/PN.PKP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendapat pemahaman tentang kenyataan melalui proses berpikir, yang mana metode kualitatif tersebut digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna yakni data yang sebenarnya dan mengandung nilai dibalik data yang tampak. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dengan jalan studi kepustakaan. Data sekunder yang dipakai meliputi bahan hukum primer yaitu berupa peraturan perundang-undangan; bahan hukum sekunder yaitu buku-buku referensi dan putusan Pengadilan Negeri, khususnya mengenai kasus pencurian dalam keluarga; dan bahan hukum primer yaitu data yang diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan dengan mengadakan wawancara dengan hakim yang menangani perkara tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Setelah data teridentifikasi secara sistematis kemudian dilakukan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembuktian yang diterapkan oleh hakim dalam menyelesaikan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perkara pidana yaitu menggunakan sistem menurut undang-undang secara negatif. Sistem ini mempunyai syarat dua komponen yang harus dipenuhi yaitu Pembuktian harus dilakukan menurut cara dan dengan alat-alat bukti yang sah menurut undang-undang dan keyakinan hakim yang juga harus didasarkan atas cara dan dengan alat-alat bukti sah menurut undang-undang. Mengenai hambatan dalam proses pembuktian di sidang pengadilan terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perkara pidana No. Reg : 244/Pid.B/2009/PN.PKP adalah faktor hubungan sedarah para pihak, ketidakmauan saksi hadir di persidangan karena takut dengan terdakwa disebabkan rasa trauma atas kejadian yang menimpanya, Di dalam Visum Et Repertum dari dokter tidak terdapat tanda-tanda luka atau bekas luka terhadap korban dan Keberadaan saksi yang menjadi korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga kebanyakan telah diamankan oleh keluarganya yang bertempat tinggal jauh diluar kota.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sistem Pembuktian Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum > Konsentrasi Hukum Pidana
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 30 Jul 2018 02:44
Last Modified: 30 Jul 2018 02:44
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/1071

Actions (login required)

View Item View Item