Pengaruh variasi komposisi bonggol pisang, nasi basi, kotoran sapi dan limbah air buah kelapa terhadap produksi biogas

Alfajri, (NIM. 1010911036) (2014) Pengaruh variasi komposisi bonggol pisang, nasi basi, kotoran sapi dan limbah air buah kelapa terhadap produksi biogas. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian tentang pengaruh variasi komposisi bonggol pisang, nasi basi, kotoran sapi dan limbah air buah kelapa terhadap produksi biogas dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan terhadap bahan bakar, tingginya pencemaran lingkungan akibat bahan bakar fosil dan limbah organik yang dapat berdampak negative jika tidak ditangani dengan baik. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bonggol pisang, nasi basi, kotoran sapi dan limbah air kelapa dapat menghasilkan biogas yang mengandung gas metan dan mengetahui komposisi digester yang menghasilkan gas metan, nilai tekanan biogas, volume gas metan dan nilai kalor biogas. Penelitian ini menggunakan 6 buah digester dengan variable perbandingan bahan padatan (kotoran sapi dan nasi basi) dan bahan cairan (limbah air buah kelapa) meliputi: digester 1, digester 2 dan digester 3 dengan perbandingan 1:1, sedangkan digester 4, digester 5 dan digester 6 dengan perbandingan padatan : cairan 2:1. Selain variasi perbandingan padatan : cairan, komposisi bahan padatan juga bervariasi pada setiap digester. Setiap digester ditambahan ragi tape 60 gram dan Na2CO3 5 gram. Jenis digester yang digunakan adalah batch feeding. Pengujian kualitas biogas dilakukan melalui pengukuran tekanan biogas, volume biogas, uji nyala api, sedangkan nilai kalor biogas diukur menggunakan data sekunder yang mengacu pada penelitian. Hasil menunjukkan bahwa produksi tekanan total biogas yang terjadi pada digester 2 sebesar 3356,42 KN/m2 dan tekanan yang terjadi pada digester 5 sebesar 3167,51 KN/m2. Produksi biogas pada digester 2 menghasilkan 20,309 liter gas metan, sedangkan untuk digester 5 sebesar 5,105 liter gas metan. Gas metan mulai terbentuk pada digester 2 terjadi pada hari ke-4, dan hari ke-5 pada digester 5, sedangkan untuk digester 1, 3, 4 dan 6 tidak terbentuk gas metana tetapi hanya menghasilkan gas karbondioksida dan bioetanol. Nilai kalor pada digester 2 sebanyak 97,179 Kkal dan pada digester 5 menghasilkan kalor sebanyak 24,427 Kkal.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: biogas, bonggol pisang, air kelapa
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 26 Jul 2018 07:10
Last Modified: 26 Jul 2018 07:10
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/1008

Actions (login required)

View Item View Item